Bayang-Bayang Semu

Entah dari mana aku harus memulai kisahku, sepertinya tak ada kata yang mampu menggurat sedikit saja dari semua yang telah kualami...jika seperti itu memang, maka aku akan mencoba saja untuk melukis semua itu dengan jari jemariku diatas keybord ini...

Bisa ataukah tidak pemahaman datang tapi yang terpenting aku hanya ingin satu hal, yang tak mungkin ada yang mewakilinya, mendungnya awan yang menjadi saksi dari tragedi sesaat yang nyaris membuatku terjerembab akan kepalsuan disisi hati, yang mencoba selalu merengkuh akan keabadian, namun tak ada yang jelas kecuali hanya kesemuan yang terpatri indah dan elok...

Dia hanya mimpi bagiku, yang aku terbangun akhirnya meninggalkan kekecewaan yang tak berkesudahan dan bahkan menyisakan kenangan semu yang tak pantas terbingkai rapi dalam ingatan...

Jejak-jejak langkah kakiku mengayun dengan bebasnya sampai tiba padanya aku merasakan kejenuhan yang sangat luar biasa, tak tau sebab, maka akupun tak ingin menghiraukan tapi seakan semua itu mengikutiku tak berujung henti...

Dinginnya embun pagi dan panasnya mentari, segala hal yang seharusnya telah usai dan berakhir itu, tak bisa juga merubah suasana, lantas waktupun aku ajukan tanya...dapatkah aku jawabannya??? kendati aku harus menanti, tak mengapa...Asal aku mendapatkan hikmah dari kepuasan selama diri terkurung dengan rasa penasaran...

Ukiran Dari Ketulusan

Untuk yang Terkasih...

Walau sayap cintaku telah terobekkan...aku,tetaplah aku. Yang hanya ingin mencintaimu dengan kesederhanaanku tanpa pernah kusisipi sebuah hiasan yang akan mengecewakanmu kelak...Cinta ini bagiku adalah aliran darahku, yang tak ingin aku hentikan...Ingin aku selalu menjaganya....Sepenggal puisi cinta tertuliskan atas dasar ketulusan, terukir dalam penghayatan, dan khidmat mencoba menelisik makna...

Sang kekasih tak lagi dalam kedamaian cintaku...rengkuhan kasih sayang ini hambar sudah...berlalu tanpa permisi, jika semua hanya untuk-Nya, tanyapun melintas, pikiran bekerja, imajinasi melayang...tak teungkap jelas akan sebuah kisah....

Deritanya adalah derita yang tak terbandingkan...mutiara hikmah hingga sanggup...bisakah atau hanya terhempas tanpa makna...



~Rahima~, yang terlahir dengan cinta kasih